Hujan Deras Tak Surutkan Tekad Mahasiswa di Polda Metro Jaya

29 Agustus 2025, 21:48 WIB

Hujan Deras Tak Halangi Aksi Mahasiswa di Polda Metro Jaya

Aksi demonstrasi di depan Polda Metro Jaya, Jumat (29/8), tetap berlanjut meski diguyur hujan deras sejak pukul 16.00 WIB. Para demonstran, sebagian besar mahasiswa, bertahan di lokasi, meskipun beberapa memilih berteduh di sekitar gedung. Mereka tetap menyuarakan tuntutannya dengan menyanyikan lagu-lagu nasional dan yel-yel.

Suasana tegang tetap terasa. Aksi pembakaran ban masih terjadi di depan gerbang utama Polda, bahkan meluas hingga membakar pos polisi lalu lintas di dekatnya. Aparat kepolisian tetap bersiaga dengan menaikkan tameng sebagai perlindungan dari hujan, namun belum ada tanda-tanda demonstrasi akan segera berakhir.

Di tengah demonstrasi yang berlangsung alot, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri akhirnya mengungkap identitas lengkap tujuh anggota kepolisian yang berada di dalam kendaraan taktis Brimob yang terlibat dalam insiden meninggalnya seorang driver ojek online, Affan Kurniawan. Pengungkapan ini dilakukan setelah desakan dari para mahasiswa yang berdemonstrasi.

Kapolda Asep sempat berdialog langsung dengan para demonstran di depan Polda Metro Jaya. Salah seorang mahasiswa menyatakan, “Kami minta nama lengkap pak, bukan inisial. Inisial sudah banyak di media-media.” Mendapatkan desakan tersebut, Kapolda pun akhirnya memberikan informasi yang diminta.

Berikut nama lengkap tujuh anggota kepolisian tersebut:

1. Kompol Cosmas K Gae
2. Bripka Rohmad
3. Aipda M. Rohyani
4. Briptu Danang
5. Bripda Mardin
6. Baraka Jana Edi
7. Bharaka Yohanes David

“Jadi teknisnya sudah dalam pemeriksaan di Propam Mabes Polri,” jelas Asep kepada ribuan mahasiswa yang hadir. Ia juga menambahkan bahwa Kompolnas dan Komnas HAM dilibatkan dalam penyelidikan kasus ini untuk memastikan transparansi proses hukum.

Lebih lanjut, Kapolda Asep menegaskan komitmennya untuk menindak tegas para anggota polisi yang terlibat. “Saya sudah sampaikan kepada orang tua almarhum juga, saya berkomitmen menindak tegas,” tegasnya. Proses penyelidikan yang melibatkan Propam, Kompolnas, dan Komnas HAM diharapkan dapat memberikan keadilan bagi keluarga korban dan transparansi bagi publik.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang