PENADATA.COM – Pada acara pelantikan, pengambilan sumpah anggota PPS se-Kabupaten Gorontalo, Ketua KPU Provinsi Gorontalo, Fadliyanto Koem, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota yang baru dilantik. Ia berharap proses pelantikan ini bukan sekadar seremoni belaka.
“itu adalah sumpah yang memiliki konsekuensi dan pertanggungjawaban di dunia dan akhirat,”ucap Fadli Koem, Minggu (26/05/2025).
Fadliyanto Koem dalam sambutanya ini juga menegaskan beberapa poin penting sebagai bagian dari komitmen. Pertama, ia mengingatkan sejarah pemilu di Indonesia sejak 2005 dan pemilu legislatif 2009, di mana rekapitulasi di tingkat PPS dihilangkan karena banyaknya kecurangan saat rekapitulasi suara.
“Saya sangat berharap asumsi bahwa rekapitulasi di PPS rentan kecurangan bisa dihilangkan pada periode ini sehingga PPS dapat mendapatkan kepercayaan kembali untuk melakukan rekapitulasi,” tegasnya.
Fadli Koem juga mengajak semua anggota PPS untuk menjalankan pemilu dengan semangat spiritual dan tidak menjadikannya sekadar rutinitas lima tahunan.
“Kita harus menjadikan Pilkada 2024 pada 27 November nanti lebih baik dari pemilu maupun pilkada sebelumnya,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa anggota PPS memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi pemilu di Gorontalo.
“Partisipasi ini harus lebih dari sekadar angka. Saya melihat masih banyak pemilih yang datang ke TPS karena iming-iming, seperti paket dari provinsi. Hal ini tidak boleh terjadi lagi di pilkada mendatang,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Gorontalo menekankan bahwa anggota PPS adalah bagian dari upaya untuk membuat pemilu lebih baik.
“Kita harus memastikan Pilkada 2024 menunjukkan prestasi dengan partisipasi yang tinggi dan murni,” tutupnya.







