Gubernur Kalbar Terjerat? Bukti Kuat Kasus Korupsi Jalan Mempawah Terungkap

27 Agustus 2025, 11:20 WIB

Gubernur Kalbar Terancam Naik Status Tersangka Korupsi Rp 40 Miliar!

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengincar Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, terkait dugaan korupsi proyek jalan di Kabupaten Mempawah. Kasus ini diduga merugikan negara hingga Rp 40 miliar. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur, menegaskan bahwa peningkatan status hukum Ria Norsan akan dilakukan jika bukti keterlibatannya cukup.

“Tentunya pada saatnya nanti ketika kami sudah menemukan bukti-bukti yang cukup untuk dialihkan statusnya, ya kita akan segera mengalihkan statusnya,” jelas Asep kepada wartawan, Selasa (26/8). Proses pengumpulan bukti dan informasi mengenai peran Gubernur Ria Norsan tengah dikebut. Pemeriksaan terhadap Ria Norsan sendiri telah dilakukan pada Kamis (21/8) lalu.

Penyidik KPK berupaya keras mengumpulkan bukti keterlibatan Ria Norsan. Selain memeriksa Gubernur Ria Norsan, penyidik juga melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Kalimantan Barat. Berbagai dokumen terkait kasus ini telah disita untuk pendalaman.

“Pemeriksaan-periksaan terhadap yang bersangkutan juga salah satu upaya kita untuk menggali informasi dari yang bersangkutan,” tambah Asep. Tim penyidik KPK beberapa kali melakukan penggeledahan dan pemeriksaan di Kalimantan Barat.

Selain penggeledahan, KPK juga telah memeriksa sejumlah saksi. Hari ini, seorang pensiunan PNS bernama Hasanudin dipanggil untuk memberikan keterangan. Saat ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka, dua di antaranya merupakan penyelenggara negara dan satu pihak swasta. Identitas para tersangka tersebut belum diungkap secara detail oleh KPK.

Informasi tambahan: KPK belum secara resmi mengumumkan penetapan tersangka, namun investigasi terus berlanjut dan potensi kenaikan status hukum Gubernur Ria Norsan sangat besar mengingat kerugian negara yang signifikan. Proses hukum akan terus berjalan hingga bukti-bukti yang kuat terkumpul dan dirasa cukup untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Nah, pemeriksaan-periksaan terhadap yang bersangkutan juga salah satu upaya kita untuk menggali informasi dari yang bersangkutan,” ujar Asep. Penyidik KPK juga tengah fokus pada pengumpulan bukti-bukti tambahan untuk memperkuat kasus ini.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang