PENADATA.COM Gorontalo – Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo, Dedi Hamzah, resmi dilantik sebagai Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk sisa masa jabatan 2024–2029. Pelantikan berlangsung dalam rapat paripurna Ke-69 di Ruang Sidang DPRD Provinsi Gorontalo, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Thomas Mopili.
Prosesi pelantikan berjalan khidmat dan penuh suasana haru. Raut bahagia dan rasa syukur tampak jelas dari wajah Dedi Hamzah, menandai berakhirnya penantian panjangnya selama beberapa bulan untuk kembali mengemban amanah sebagai wakil rakyat di parlemen provinsi.
Pelantikan ini memiliki arti strategis bagi PDI Perjuangan Gorontalo. Kehadiran Dedi Hamzah secara resmi mengisi kursi yang sebelumnya ditinggalkan oleh Wahyu Moridu, yang diberhentikan dan dipecat oleh partai beberapa waktu lalu menyusul kasus video viral yang sempat menjadi sorotan publik.
Dengan masuknya Dedi Hamzah, komposisi Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Gorontalo kini kembali lengkap dengan total tujuh kursi. Kondisi ini diharapkan mampu memperkuat peran fraksi dalam pembahasan kebijakan dan pengambilan keputusan strategis di lembaga legislatif.
Dedi Hamzah sendiri bukan sosok baru di dunia politik Gorontalo. Politisi dari Daerah Pemilihan Kabupaten Pohuwato dan Boalemo ini memiliki rekam jejak panjang sebagai legislator. Ia tercatat pernah menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo pada periode 2009–2014 dan 2019–2024.
Pada Pemilu 2024, langkah politik Dedi sempat terhenti setelah kalah dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU). Meski demikian, sebagai peraih suara terbanyak ketiga di internal PDI Perjuangan—di bawah La Ode Haimudin dan Wahyu Moridu —mekanisme PAW akhirnya mengantarkannya kembali ke gedung dewan. Kini, ia siap kembali memperjuangkan aspirasi konstituennya di sisa masa jabatan lima tahun ke depan.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo, La Ode Haimudin, menyambut positif pelantikan tersebut. Ia mengakui bahwa kekosongan satu kursi fraksi sebelumnya sempat memengaruhi dinamika kerja internal.
“Dengan dilantiknya Saudara Dedi Hamzah, kekuatan Fraksi PDI Perjuangan kembali lengkap. Ini tentu akan memperkuat kerja-kerja fraksi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujar La Ode Haimudin usai pelantikan.







