Jakarta, 28 Oktober 2024 – Bawaslu Kabupaten Boalemo turut serta dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) terkait Manajemen Risiko yang digelar di Jakarta, Senin (28/10/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh Kasubag PPPS dan Hukum, Ridwan Dahiba, bersama Kasubag Pengawas Pemilu dan Humas, Sumarni Utiarahman, serta Staf Teknis PIC Manajemen Risiko, Nolvionita Sofyan.
Rakernis ini melibatkan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia, dengan tujuan membangun budaya kerja berbasis manajemen risiko di setiap satuan kerja. Materi utama disampaikan oleh narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat, Rinny dan Reza, yang menyoroti pentingnya penerapan manajemen risiko dalam mendukung keberhasilan organisasi.
“Manajemen Risiko adalah serangkaian kegiatan terencana dan terukur untuk mengelola dan mengendalikan risiko yang dapat mengancam keberlangsungan dan pencapaian tujuan organisasi,” jelas Rinny.
Sebagai pedoman, Rakernis mengacu pada Peraturan BPKP Nomor 4 Tahun 2021, yang menegaskan pentingnya penetapan konteks risiko melalui identifikasi ancaman, sasaran strategis, proses bisnis, pemangku kepentingan, serta kriteria dampak dan frekuensi risiko.
Rakernis juga menyoroti berbagai tantangan yang sering dihadapi oleh unit kerja Bawaslu. Risiko yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada kerugian negara, penurunan reputasi, hingga gangguan operasional organisasi. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko secara menyeluruh sangat diperlukan.
Dalam sesi diskusi, para peserta diajak untuk membangun budaya kerja berbasis risiko yang mencakup struktur manajemen risiko, sistem informasi manajemen risiko, dan penganggaran yang relevan.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membangun budaya risiko di lingkungan Bawaslu, sehingga tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabilitas kinerja dapat terwujud,” tandas salah satu narasumber.
Dengan partisipasi dalam Rakernis ini, Bawaslu Kabupaten Boalemo menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pengawasan pemilu melalui penerapan manajemen risiko yang efektif dan akuntabel.







