Aksi Tol Dalam Kota Ricuh: Jasa Marga Putar Arah Rute Darurat?

28 Agustus 2025, 18:23 WIB

**Aksi Demo Ricuh di Senayan: Tol Dalam Kota Lumpuh, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi**

Demo di depan Gedung MPR/DPR kembali memanas, Kamis (28/8). Ribuan pendemo memadati kawasan Senayan, menyebabkan kemacetan parah di Jalan Tol Dalam Kota dan sekitarnya. Akses keluar tol Senayan praktis terblokir.

Kepadatan ini memaksa Jasa Marga dan kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas. Situasi mulai memanas sekitar pukul 15.00 WIB ketika massa memasuki area jalan tol. Pengalihan arus lalu lintas pun segera diberlakukan.

“Demi keselamatan dan keamanan pengguna jalan, atas diskresi Kepolisian, Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit untuk sementara kami lakukan pengalihan lalu lintas selama aksi unjuk rasa berlangsung. Pengguna jalan dari arah Cawang diarahkan untuk putar balik di KM 08+100 dan 09+600, sedangkan pengguna jalan dari arah Slipi, diarahkan putar balik di KM 12+400,” jelas Ginanjar Rakhmanto, Senior Manager Representative Office 2 Jasa Marga Metropolitan Tollroad (JMT).

Jasa Marga meminta maaf atas ketidaknyamanan ini dan mengimbau masyarakat menghindari ruas Tol Dalam Kota, khususnya sekitar Semanggi dan Senayan, hingga situasi kondusif. Pemantauan kondisi lalu lintas bisa dilakukan melalui media sosial resmi Jasa Marga, aplikasi TRAVOY, atau call center 24 jam di 14080.

Kericuhan tak hanya terjadi di sekitar tol. Setelah massa buruh membubarkan diri, mahasiswa dan pelajar tiba dan situasi di Jalan Pejompongan kembali memanas. Mereka merusak sejumlah fasilitas umum.

Massa, sebagian besar remaja dan pelajar, merusak kamera pengawas CCTV dan bahkan menutup jalur kereta menuju Tanah Abang dan Rangkasbitung. Aksi ini semakin memperparah kemacetan.

Polisi berusaha membubarkan massa dengan gas air mata, namun dibalas dengan petasan dan kembang api. Situasi semakin tegang. Akibatnya, ruas jalan tol dalam kota ditutup, termasuk Jalan Gatot Subroto, yang menambah titik kemacetan di Jakarta.

Kerusuhan ini menyebabkan penutupan Jalan Tol Dalam Kota dan Jalan Gatot Subroto, mengakibatkan kemacetan di berbagai titik alternatif. Massa aksi yang mayoritas remaja dan pelajar terlibat dalam aksi perusakan dan bentrok dengan aparat keamanan.

Aparat kepolisian menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa, namun hal ini justru memicu reaksi balik berupa pelemparan petasan dan kembang api. Situasi ini menggambarkan eskalasi kericuhan yang terjadi di area demonstrasi.

Kemacetan lalu lintas yang parah dan penutupan beberapa ruas jalan utama di Jakarta menimbulkan dampak signifikan terhadap aktivitas warga dan mobilitas masyarakat. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memantau perkembangan situasi.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang