Scroll untuk baca artikel
News

IMM Jateng Minta Polri Tegas terhadap 5 Anggota Polda Jateng Terkena OTT terkait Penerimaan Bintara

×

IMM Jateng Minta Polri Tegas terhadap 5 Anggota Polda Jateng Terkena OTT terkait Penerimaan Bintara

Sebarkan artikel ini

SEMARANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah menyoroti kasus suap penerimaan bintara yang melibatkan 5 anggota Polda Jateng.

Ketua DPD IMM Jateng, Untung Prasetyo Ilham menyebutkan, atas terjadinya kasus tersebut seolah mencerminkan prinsip yang seharusnya dimiliki yaitu Bersih Transparan Akuntabel dan Humanis (BETAH) tidak tercerminkan di Polda Jateng saat ini.

ADVERTISMENT
SCROLL KEBAWAH UNTUK LIHAT KONTEN

Tidak perlu pandang bulu, sudah sepantasnya pelaku kasus suap diproses sebagaimana mestinya, baik pamen (perwira menengah) maupun pati (perwira tinggi),” ucap Untung.

Karena itu, Untung minta Polri bersikap tegas, tidak pandang bulu. “Tentu jika kita bicara oknum, oknum tidak terkait jumlah, karena oknum adalah pemisahan perilaku individu dari institusinya.

Jadi jangan kaget kalau oknum tapi kok jumlahnya banyak. ya itu artinya budaya tidak profesional sudah mengakar dan kronis di tubuh kepolisian.

Perlu adanya reformasi birokrasi di tubuh kepolisian. Berkait kasus suap ini harus diusut tuntas,” pinta Untung, Rabu (8/3/2023).

Sebelumnya diberitakan, lima oknum polisi di jajaran Polda Jateng diduga menjadi aktor praktik KKN tes masuk Bintara Polri tahun 2022.

Adapun kelima orang terdiri dari dua Kompol, satu AKP dan dua Bintara.

Mereka adalah Kompol AR, Kompol KN, AKP CS, Bripka Z, dan Brigadir EW.

“Mereka sudah menjalani pemeriksaan dan akan segera disidangkan secara kode etik dalam waktu dekat,” ungkap Kabidhumas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy , Jumat (3/3/2023).

Kombes Iqbal mengatakan aksi mereka terpergok oleh operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Divisi Propam Mabes Polri.

Mereka lantas langsung diperiksa secara intensif.

Kemudian penyidikan atas keterlibatan mereka dilimpahkan ke Bidpropam Polda Jateng.

kelima orang tersebut telah menjalani pemeriksaan intensif dari penyidik Bidpropam.

Begitupun berkas pemeriksaannya dinyatakan sudah lengkap.

“Siap disidangkan secara kode etik,” jelasnya.

Disamping itu, Iqbal membantah dugaan Indonesia Police Watch (IPW) yang menyebut ada perintah dari Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi agar pemeriksaan berhenti pada tingkat kompol ke bawah.

Menurut Iqbal, semua sudah dilakukan pemeriksaan termasuk Kabag Dalpers dan Kabid dokes.

Hasilnya tidak cukup bukti
sehingga informasi tersebut tidak benar.

“Polda Jateng tetap berkomitmen memegang teguh prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH) dalam Penerimaan seleksi polri,” ucapnya.

Terkait desakan LSM agar penanganan kasus ini dikawal secara ketat, Kabidhumas mengatakan, sangat mendukung dan siap menyampaikan hasilnya secara terbuka.

Ia mempersilahkan kasus itu dikawal sekaligus dipantau yang mana para oknum anggota tersebut sudah menjalani pemeriksaan kemudian akan segera disidangkan secara kode etik dalam waktu dekat.

Adapun hasilnya nanti akan disampaikan para rekan-rekan media,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kerja Sama Pengelolaan Dana dan Asuransi Peserta Dana Pensiun
Bisnis

Jakarta, 5 Desember 2023 – Dana Pensiun LembagaKeuangan (DPLK) Syariah Muamalat menjalin kerja samapengelolaan dana kompensasi pasca kerja dan asuransi pesertadana pensiun dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dan PT AsuransiTakaful Keluarga. Pelaksana Tugas Pengurus Utama DPLK Syariah MuamalatKadar Budiman mengatakan, kerja sama ini adalah bentuksinergi antara DPLK Syariah Muamalat dengan Bank Muamalat sebagai pendiri, BPKH sebagai Pemegang SahamPengendali (PSP) Bank Muamalat dan sekaligus memperkayafitur produk DPLK Syariah Muamalat dengan cover asuransijiwa peserta dana pensiun….