Urbahn Architects, firma perencanaan dan desain asal New York yang berdiri sejak 1945, resmi membuka cabang internasionalnya di Kemang, Jakarta Selatan pada 10 Desember 2024. Pembukaan Urbahn International ini menandai langkah signifikan ekspansi perusahaan ke pasar Asia Tenggara.
Presiden Direktur Urbahn International, Jens Muller, menyatakan antusiasmenya terhadap potensi pengembangan arsitektur di Indonesia. Urbahn International berencana menerapkan pendekatan perencanaan yang sensitif terhadap konteks sosio-kultural dan ekologis Indonesia. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk beradaptasi dan berkontribusi secara berkelanjutan di negara ini.
Peran Rafi Haikal dalam Keberhasilan Urbahn International
Di balik kesuksesan pembukaan Urbahn International, terdapat sosok Rafi Haikal, Presiden Komisaris perusahaan. Perjalanan karir Haikal yang menginspirasi menjadi bukti kerja keras dan dedikasi dalam mencapai impiannya. Lulusan Pratt Institute, New York dengan gelar Bachelor of Architecture tahun 2021, ia menghadapi tantangan besar di awal karirnya.
Masa-masa awal karir Rafi di Amerika Serikat penuh dengan perjuangan. Pandemi Covid-19 membuat persaingan kerja semakin ketat. Ia harus melamar ke lebih dari 200 perusahaan dan bahkan sempat mengalami pengalaman pahit ketika perusahaan pertamanya bangkrut. Meskipun demikian, ia tetap gigih dan pantang menyerah.
Pengalaman tersebut membentuk karakter dan ketahanan Rafi. Ia belajar bahwa keberhasilan membutuhkan kerja keras dan strategi yang tepat. Bukan sekadar koneksi, tapi kemampuan dan kualitas diri yang menjadi kunci dalam dunia profesional. Hal ini terlihat dari usaha kerasnya mendapatkan posisi di perusahaan ternama di Amerika.
Kerja Sama dan Kesuksesan Proyek Besar
Pertemuannya dengan Jens Muller di Urban Architect pada Februari 2022 menjadi titik balik dalam karir Rafi. Kolaborasi mereka terbukti sangat efektif, mengarahkan mereka untuk terlibat dalam proyek senilai US$3 miliar. Kemenangan proposal tersebut membuktikan kapabilitas dan sinergi yang kuat antara keduanya.
Proyek ini menjadi tonggak penting yang mendorong mereka untuk mendirikan Urbahn International di Indonesia. Komitmen untuk berkontribusi bagi perkembangan arsitektur Indonesia semakin mantap. Mereka melihat potensi besar dalam industri ini dan siap memberikan solusi inovatif dan berkelanjutan.
Tantangan dan Kesuksesan Mendirikan Urbahn International di Indonesia
Proses pendirian Urbahn International di Indonesia bukanlah hal yang mudah. Rafi dan Jens menghadapi berbagai tantangan, mulai dari negosiasi hingga birokrasi yang memakan waktu hingga dua tahun. Namun, kegigihan dan kerja sama tim membawa mereka pada keberhasilan yang membanggakan.
Proses panjang tersebut dimulai ketika Rafi berusia 24 tahun dan berakhir ketika ia berusia 26 tahun. Perjalanan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan komitmen akan membuahkan hasil. Kisah sukses Urbahn International menginspirasi generasi muda untuk mengejar mimpi dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Kini, dengan hadirnya Urbahn International, Rafi Haikal ingin memberikan kontribusi lebih besar lagi untuk industri arsitektur Indonesia dengan mengajak para arsitek muda untuk berkolaborasi dan menciptakan karya-karya inovatif yang berkelanjutan. Ia yakin bahwa masa depan arsitektur Indonesia sangat cerah.
Urbahn International hadir tidak hanya sebagai perusahaan arsitektur, tetapi juga sebagai wadah bagi talenta-talenta muda untuk mengembangkan potensi dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan binaan yang lebih baik di Indonesia. Keberhasilan ini membuktikan bahwa dengan kerja keras, komitmen, dan kolaborasi yang kuat, mimpi-mimpi besar dapat terwujud.







