Jasa Marga Keluarkan Rp80 Miliar: Kerusuhan Rusak Tol, Siapa Bertanggung Jawab?

3 September 2025, 09:33 WIB

**Rp 80 Miliar! Jasa Marga Perbaiki Kerusakan Tol Pasca Demo**

Kerusuhan dalam demonstrasi beberapa waktu lalu mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah gerbang tol di Jakarta. Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menyatakan perusahaan akan menanggung seluruh biaya perbaikan yang ditaksir mencapai Rp 80 miliar.

Perbaikan ini meliputi penggantian CCTV yang rusak dan hilang, serta perbaikan server dan infrastruktur lainnya. Rivan memastikan perbaikan sudah dimulai dan tak akan mengganggu laporan keuangan perusahaan karena telah diantisipasi dalam pencadangan dana. Ia menegaskan prioritas utama adalah mengembalikan fungsi gerbang tol demi kenyamanan masyarakat.

“Kemarin kami hitung, sekitar Rp 80 miliar. Perbaikannya sudah dimulai,” ujar Rivan saat meninjau Gerbang Tol Pejompongan, Selasa (2/9).

Meskipun Kementerian Pekerjaan Umum menawarkan bantuan dana, Jasa Marga memutuskan untuk membiayai perbaikan sendiri. Rivan menekankan pentingnya layanan prima bagi pengguna jalan.

“Yang terpenting adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat itu bisa dilakukan dengan cepat,” tambahnya.

Perbaikan jaringan dan pemulihan server menjadi fokus utama. Pencurian server gerbang tol selama demonstrasi menjadi kendala yang harus segera diatasi.

“Yang menjadi prioritas kami adalah jaringan, karena jaringan terbakar, sehingga membutuhkan waktu untuk memastikan jaringan itu berfungsi kembali,” jelas Rivan.

Jasa Marga menargetkan seluruh gerbang tol kembali beroperasi normal pada Rabu, 10 September mendatang. Operasional normal ini diartikan sebagai layanan yang dapat diakses masyarakat, meskipun perbaikan fisik belum sepenuhnya rampung.

Beberapa gerbang tol bahkan telah beroperasi kembali sejak 7 September berkat penggunaan *mobile reader*. Sebanyak tujuh gerbang tol terdampak kerusuhan, meliputi GT Slipi 1 dan 2, GT Pejompongan, GT Senayan, GT Semanggi 1 dan 2, serta GT Kuningan 1.

Gerbang Tol Pejompongan mengalami kerusakan paling parah. Rivan memastikan bahwa perbaikan kerusakan ini tidak akan memengaruhi laporan keuangan Jasa Marga. Biaya perbaikan telah diperhitungkan dalam anggaran perusahaan.

Kerusakan yang terjadi mencakup perbaikan jaringan dan pembangunan server lokal. Jasa Marga menargetkan semua gerbang tol beroperasi normal pada 10 September, meskipun secara fisik belum sepenuhnya pulih. Beberapa gerbang tol telah beroperasi kembali menggunakan *mobile reader* sejak 7 September.

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang