BRI Cetak Sejarah: Rajanya Perusahaan Publik Indonesia Versi Forbes

9 September 2025, 20:28 WIB

Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali mencetak prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam daftar Forbes Global 2000 tahun 2025, BRI menempati peringkat ke-349 dari 2.000 perusahaan publik terbesar dunia, sekaligus menjadi perusahaan publik Indonesia dengan peringkat tertinggi dalam daftar tersebut. Prestasi ini mengukuhkan posisi BRI sebagai bank yang terus bertumbuh dan berdaya saing tinggi di tingkat global.

Forbes Global 2000, yang tahun ini memasuki tahun ke-23, merupakan peringkat tahunan yang menilai perusahaan berdasarkan empat metrik utama: pendapatan, laba, aset, dan nilai pasar. Meskipun ketidakpastian geopolitik dan dampak kebijakan tarif Amerika Serikat masih mewarnai perekonomian global, keempat indikator tersebut justru mencatatkan rekor baru pada tahun ini. Total 2.000 perusahaan dalam daftar tersebut mewakili pendapatan tahunan sebesar US$ 52,9 triliun, laba US$ 4,9 triliun, aset US$ 242,2 triliun, dan kapitalisasi pasar US$ 91,3 triliun.

Kinerja BRI sendiri sangat positif. BRI mencatatkan pendapatan sebesar US$ 16,07 miliar, laba US$ 3,8 miliar, aset US$ 123,83 miliar, dan nilai pasar US$ 33,48 miliar. Angka-angka ini menjadi bukti nyata kekuatan BRI di pasar internasional. Prestasi ini membuktikan konsistensi dan daya saing tinggi BRI sebagai lembaga keuangan yang terus bertransformasi.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. Ia mendedikasikan prestasi tersebut kepada seluruh karyawan BRI dan para nasabah setia.

“Pencapaian tersebut kami dedikasikan untuk seluruh Insan BRILiaN atau karyawan BRI, karena telah memberikan kontribusi optimal kepada perusahaan sehingga BRI mampu tumbuh berkelanjutan. BRI juga berterima kasih kepada seluruh nasabah setia yang senantiasa menggunakan dan menikmati seluruh produk maupun layanan BRI,” ungkap Hery pada Rabu, 18 Juni 2025.

Hery menambahkan, keberhasilan ini menunjukkan komitmen BRI untuk menjaga kinerja di tengah tantangan ekonomi global yang semakin kompleks. Transformasi BRI menuju *universal banking* menjadi kunci keberhasilan ini.

“Pengakuan ini tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bertransformasi dan berinovasi menghadirkan layanan kelas dunia bagi seluruh nasabah, khususnya masyarakat Indonesia,” jelas Hery.

BRI tidak hanya ingin menjadi bank terbaik di segmen UMKM, tetapi juga ingin melayani seluruh spektrum kebutuhan nasabah, dari individu hingga korporasi besar, di semua lapisan masyarakat. Ini merupakan visi BRI ke depan.

Selain BRI di peringkat 349 dunia (peringkat 1 di Indonesia), sebelas perusahaan Indonesia lainnya juga masuk dalam daftar Forbes Global 2000 tahun 2025. Di antaranya Bank Mandiri (peringkat 408), Bank Central Asia (peringkat 482), Telkom Indonesia (peringkat 1.003), BNI (peringkat 1.064), Bayan Resources (peringkat 1.220), Amman Mineral Internasional (peringkat 1.436), Chandra Asri Petrochemical (1.685), PT Adaro Energy Indonesia (1.912), DCI Indonesia (peringkat 1.923), PT Adaro Andalan Indonesia (1.986), dan PT Lippo Karawaci (1.998).

TagS

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari www.penadata.com/ langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang